Laboratory Supply & Medical Devices

We are provided Laboratory Supply & Medical Devices

 

our graph
flow chart
our services

 

our partners
our clients

 

cel


post img post img

CEL Scientific gas sampling bags are made of DuPont's 2mil Tedlar® PVF film. Tedlar® PVF film is tough, durable, and considered chemically inert to a wide range of compounds. Bags of Tedlar® film can be used for indoor air sampling, hazardous waste sites, leaking underground storage tanks, stack sampling, soil Indonesia Distributor gas sampling, gas blending, calibration test standards, and most other gas sampling needs. All of our stock bags feature an eyelet and our patent-pending single 2-in-1 fittings that combine the valve and septum into one. We offer polypropylene, stainless steel, and PTFE fittings (please specify preference when ordering). Contact us for custom sizes.

(Tedlar® PVF film is a registered trademark for polyvinylfluoride products made only by DuPont)

Tedlar Bag Operating Instructions

Our Tedlar bags utilize a patent pending 2-in-1 fitting. By combining a shut-off valve and Teflonlined septum, you are able to fill the bag and remove the sample for analysis with one fitting. The stem is used to connect 1/8” ID tubing for filling and emptying the bag. The septum can be used for removing the sample using a syringe. Fittings are available in polypropylene, stainless steel, and Teflon. Guidelines 1. Store Tedlar bags in a clean area away from potential contamination sources. 2. Tedlar bags are designed for use at atmospheric pressure. Over pressurization (>2 psi) can cause the bags to burst. 3. Always ensure the bag, fitting, and tubing materials are appropriate for the compounds being sampled. 4. CEL Scientific does not recommend reusing Tedlar bags in most cases. Operation To fill the bag: 1. Connect the appropriate tubing (1/8” ID) from a sampling source to the stem on the side of the fitting. 2. Open the valve by holding the stem and turning the top portion of the fitting counterclockwise one turn. 3. When the bag is full (approx. 90% capacity), close the valve by holding the stem and turning the top portion of the fitting clockwise until it is finger tight. To withdraw the sample using a syringe: 1. Insert the needle into the red septum on the top of the fitting. 2. Withdraw the sample and remove the needle, the septum will reseal itself. (Do not allow the needle to pierce the Tedlar film on the back side of the bag)

asi standart asi standart


cel
asi standart

 

asi standart

Alat Medis

Laboratorium medis merupakan tempat yang digunakan untuk melakukan berbagai macam tes pada specimen biologis dalam mendapatkan informasi kesehatan pasien. Laboratorium medis ini biasanya dibedakan menjadi beberapa bagian seperti kimia klinik, hematologi, mikrobiologi, parasitologi, koagulasi, toksikologi, virology dan lain sebagainya.

Setiap bagian laboratorium memiliki alat yang khusus digunakan untuk memeriksa ataupun menguji. Berikut ini alat-alat laboratorium medis yang biasa digunakan:

 

Semua laboratorium, baik itu laboratorium kimia maupun klinik pasti memiliki alat sentrifus. Sentrifus merupakan alat yang biasanya digunakan untuk memisahkan cairan serta padatan yang dilakukan dengan cara diputar dalam kecepatan tertentu dimana dijalankan oleh rotor. Dalam laboratorium medis, sentrifus ini biasanya digunakan untuk memeriksa darah dan juga urine.


Urine analyzer adalah alat yang dugunakan untuk mengevaluasi dan membaca hasil dari strip test urine. Alat ini bekerja dengan semi otomatis dalam pengecekan yang dilakukan pada luar tubuh, yang hasil pengecekan urinenya selalu tepat. Strip tes urine ini dilakukan ketika ingin mengetahui leukosit, pH, berat jenis, protein, glukosa, dan lain sebagainya.


Sebuah laboratorium tak lengkap jika tidak memiliki microscope. Microscope merupakan alat laboratorium yang digunakan untuk melihat obyek yang sangat kecil sehingga tidak akan mungkin bisa jika dilihat dengan mata langsung. Microscope ini digunakan untuk memperbesar obyek apapun yang ingin dilihat, seperti mikroorganisme ataupun bakteri.


Blood gas analyzer merupakan alat yang digunakan dalam mengukur tekanan parsial gas yang terdapat dalam darah, mengukur pH, dan mengukur elektrolit yang terdapat pada tubuh seperti natrium, potassium, klorid serta zat kapur.

Tujuan dari mengetahui tekanan gas dalam darah adalah untuk melihat kemampuan darah dalam mengangkut oksigen dan karbon dioksida, melihat keefisiensian pertukaran oksigen dan karbon dioksida dalam darah, dam melihat keadaan oksigen serta metabolisme sel.


Rapid test merupakan alat yang digunakan untuk menjalankan diagnosa suatu penyakit atau keadaan seseorang dengan cepat. Waktu yang diperlukan saat menggunakan rapit test sangatlah singkat dengan keakuratan yang tinggi.

Beberapa contoh alat rapid test adalah rapid test HIV, rapid test malaria, rapid test narkoba, rapid test sipilis, rapid test kehamilan dan lain sebagainya.


Tabung reaksi digunakan untuk mereaksi dua atau bahkan lebih suatu zat. Dalam laboratorium medis, biasanya tabung reaksi ini digunakan untuk menampung darah atau urine yang akan diperiksa dengan menggunakan sentrifus.


Pipet digunakan untuk mengambil dan meneteskan suatu cairan atau larutan dalam jumlah yang kecil.


Seperti namanya, gelas ukur digunakan untuk mengukur volume larutan yang akan digunakan saat pengujian.


Corong pisah digunakan pada saat akan memisahkan dua larutan yang tidak menyatu karena masa jenis yang berbeda. Corong pisah ini biasanya digunakan pada saat dilakukannya ekstrasi.


Hematology analyzer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur dan memeriksa sel darah dengan lengkap secara otomatis berdasar impendasi berkas cahaya atau aliran listrik. Alat ini dapat membantu dalam mendiagnosis penyakit yang mungkin diderita pasien seperti diabetes, kanker dan lain sebagainya.

Hematology analyzer dapat membantu mendiagnosa suatu penyakit secara akurat.


Gelas corong digunakan untuk memindahkan atau memasukkan larutan dari suatu tempat ketempat yang lainnya. Gelas corong juga dapat digunakan dalam proses penyaringan. Namun sebelumnya, bagian atas harus dilapisi dengan kertas saring terlebih dahulu.


Erlenmeyer digunakan untuk melakukan titrasi bahan, untuk meracik serta melarutkan bahan yang akan diuji.

Selain peralatan diatas tentu saja ada peralatan lain yang digunakan untuk menunjang laboratorium seperti tempat menyimpan berbagai tabung reaksi, lemari pendingin untuk menyimpan sampel darah agar tidak mudah rusak, lemari pengering, timer dan lain-lain sangat diperlukan.

Tidak hanya peralatan yang digunakan untuk tes, peralatan untuk keselamatan penguji juga harus tersedia dalam laboratorium seperti masker, jas laboratorium, sarung tangan, kaca mata, dan apron untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan.